Archive for February, 2007

Saya Belajar

Sunday, February 18th, 2007

Saya Belajar
Apa yang saya anggap terbaik, bukan tentu yang terbaik dariNya. Dan
sebaliknya, yang terbaik dari-Nya belum tentu kita senangi. Teruslah
bersyukur kepada-Nya atas semua nikmat dan karunia-Nya. Manusia hanya
dapat terus berdoa dan berusaha untuk mendapat yang terbaik dari-Nya

Saya belajar
Seberat apa pun cobaan yang diberikan olehNya, pada akhirnya akan
membuat kita menjadi manusia yang lebih bertanggung jawab dan berguna. Syukurilah seluruh anugerahNya dengan hati ikhlas dan tulus. Everything happens, happens 4 a reasons.

Saya belajar Bahwa
kedewasaan itu lebih berkaitan dengan berapa banyak pengalaman yang
kita miliki dan apa yang kita pelajari dari pengalaman tersebut, dan
kurang berkaitan dengan telah berapa tahun usia kita.

Saya belajar Walaupun
kita berpikir tidak ada lagi yang dapat kita berikan dan lakukan,
ketika seorang teman kesusahan dan membutuhkan kita, kita akan selalu
menemukan kekuatan dan jalan untuk terus menolong.

Saya belajar Jangan membandingkan diri sendiri dan kesusahan kita dengan orang lain.

Saya belajar Bahwa
latar belakang & lingkungan mempengaruhi pribadi saya, tapi kita
tetap bertanggung jawab & menentukan masa depan kita sendiri.

Saya belajar Bahwa saya harus bertanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan, tidak peduli bagaimana perasaan kita.

Saya relajar Bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya dapat berlaku sesuka hati saya tanpa memikirkan orang lain.

Saya belajar Bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya…

Saya belajar Bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, tapi yang penting hádala siapa saya ini sebenarnya.. ..

Saya belajar Jangan
menilai orang dari penampilannya saja, itu bisa menipu. Bicara dan
kenalilah orang tersebut lebih mendalam. Setiap orang memiliki
kelebihan dan kebaikannya masing-masing, meskipun tidak ada orang yang
sempurna di dunia.

Saya belajar Di saat susah lebih terlihat mana teman sejati dan bukan.

Saya belajar Bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda yang sama, tapi Madang dari sudut pandang yang berbeda….

Saya belajar Bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi, tapi semua Itu tergantung dari diri mereka sendiri….

Saya belajar Bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa saat saja untuk menghancurkannya. ..

Saya belajar Bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu, dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya…

Saya belajar Hanya
karena 2 orang berbeda pendapat dan tidak terlihat mesra, bukan berarti
mereka tidak saling menyayangi, mencintai & setia. Dan hanya karena
mereka selalu sependapat dan terlihat mesra, bukan berarti mereka
selalu saling menyayangi, Mencintai & saling setia.

Saya belajar Bahwa
persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak
yang jauh. Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati…

Saya belajar Bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak menyayangi saya….

Saya belajar
Bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain menyayangi saya. Saya hanya
dapat menunjukkan & melakukan sesuatu untuk orang yang saya
sayangi… selanjutnya terserah mereka.

Beban Hidup

Monday, February 12th, 2007

“…. Kerja keras bagai kuda…. Terasa berat… terasa berat….beban hidupku…”

Mungkin lagu ini dapat menggambarkan suasana hidupku.. yg sedang merasakan betapa berat beban hidup yg sedang ku tanggung… yach… berat… andai saja sebelum dilahirkan aku dapat memilih keluarga yg akan mendidik danmembesarkannku… mungkin saat itu yg ku pilih adalah dilahirkan ditengah keluarga kecukupan dimana aku dapat hidup dengan enak tanpa memikirkan beban hidup yg sedang ku tanggung karena keluargaku tentunya selalu menyiapkan jenjang pendidikan yg harus aku tempuh dan memberikan masa depan yg penuh kemudahan setidaknya dari segi ekonomi.. aku tak perlu selalu berpusing-pusing ria saat aku harus membayar tagihan atau biaya kuliah… atau bingung saat tak ku temukan cukup uang tuk membeli kebutuhan atau barang yg kuperlukan… akh… sayangnya itu Cuma seandainya.. karena ternyata saat dilahirkan kita tidak memiliki pilihan… Tuhan telah memilihkan sebuah keluarga dimana kita harus hidup tuk menata masa depan… sekalipun kadang aku bertanya mengapa Kau pilihkan keluarga ini… dan bukan keluarga itu.. mengapa Kau ciptakan aku seperti ini dan bukan seperti itu… banyak sekali pertannyaan yg ingin aku ajukan yg sebenarnya telah Kau takdirkan untuk ku tanpa aku harus mengkomplainnya pada-Mu… akh…

Kadang beban hidup membuat kita menyalahkan diri kita… menyalahkan keadaan dan bahkan menyalahkan Tuhan… (bodohnya aku… karna Tuhan maha tahu… Dia pasti telah menyiapkan rencana untuk masing-masing makhluk ciptaannya…) manusia emang tak pernah ngerasa cukup… tapi Bukan aku tak bersyukur… hanya kadang beban hidup membuatku tak sabar dengan semua cobaan yg Kau ujikan untukku…

Dan ternyata benar tiap ujian pasti ada hikmahnya seperti halnya hikmah yg dapat aku petik dari perjalan hidupku dalam pencarian jati diri… perjalanan yg harus aku lalui tuk menggapai masa depan… perjalanan panjang yg belum aku tetapkan dengan benar tujuannya…ya… semua ujian dan beban hidup itu telah membuatku slalu ingin mengucapkan rasa syukur dan rasa trimakasihku pada Tuhan serta dapat membuatku semakin ingin medekatkan diri padaNya… bersyukur karena dilahirkan dikeluarga ini bukan dikeluarga itu… bersyukur karna diciptakan seperti ini bukan seperti itu… dan makin sadar dengan hakikat kita sebagai makhluk ciptaanNya yg paling sempurna yg harus dapat mengubah hidup kita untuk lebih baik …… Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum bila mereka sendiri tak berusaha mengubahnya…. Terimakasih Tuhan… sampai detik ini Kau masih ijinkan aku tuk menghirup tiap kenikmatan yg Kau karuniakan…